PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CERPEN DENGAN METODE P2R DAN BERPIKIR-BERPASANGAN-BERBAGI

Main Article Content

Arli Berti

Abstract

Keterampilan membaca cerpen siswa kelas IX-F SMP N 25 Pekanbaru masih rendah. Hal tersebut disebabkan siswa merasa kesulitan dalam menceritakan kembali isi cerpen, siswa masih tidak menceritakan kembali hal-hal penting dalam cerpen dan menemukan unsur-unsur intrinsik dalam cerpen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah keterampilan membaca cerpen siswa kelas IX-F SMP N 25 Pekanbaru. Sumber data yang digunakan adalah siswa kelas IX-F SMP N 25 Pekanbaru dengan jumlah 36 siswa terdiri atas 16 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 68,15 dalam kategori cukup. Nilai rata-rata pada siklus I belum mencapai batas ketuntasan yang telah ditetapkan oleh peneliti sehingga dilakukan siklus II. Setelah dilaksanakan tindakan siklus II, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan sebesar 15,67 atau sebesar 23% menjadi sebesar 83,82 dan berada dalam kategori baik. Perilaku siswa kelas IX-F SMP Negeri 25 Pekanbaru dalam pembelajaran membaca cerpen dengan metode P2R dan model berpikir-berpasangan-berbagi mengalami perubahan ke arah positif

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Berti, A. (2019). PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA CERPEN DENGAN METODE P2R DAN BERPIKIR-BERPASANGAN-BERBAGI. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(6), 1234-1242. Retrieved from https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/348

References

Aminuddin. 2004. Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensido.
Arikunto, Suharsini, dkk. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Atmazaki. 1990. Ilmu Sastra Teori dan Terapan. Padang: Angkasa Raya.
Baribin, Raminah. 1985. Teori dan Apresiasi Prosa Fiksi. Semarang: IKIP Semarang Press.
Firdaus, Zulfathur Z dkk. 1986. Buku Materi Pokok Analisis dan Rangkuman Bacaan Sastra. Jakarta: Universitas Terbuka.
Harjasarjana, Ahmad Selamet dan Yeni Mulyati . 1997. Membaca 2. Jakarta: Depdikbud.
Haryadi. 2006. Retorika Membaca model, Metode, Dan Teknik. Semarang: Rumah Indonesia.
Hardjono, Sartinah. 1988. Prinsip-prinsip Pengajaran Bahasa dan Sastra. Jakarta: Depdiknas.
Hartono, Bambang. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Semarang.
Hastuti, Sri. 1996. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdiknas.
Ibrahim, Muslim . dkk. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya : University Press.
Lie, Anita. 2010. Cooperative Learning. Jakarta: Grafindo.
Lipec. 2003. Good and Poor Readers – What Can We Learn from the Structural Analysis of Their Reading Comprehension. International Journal for Teachers of Reading Skills. Volume III, Number 3 (Online). http: //iteslj.org/. Diunduh tanggal 13 Febuari 2012.
Niko dan Rafa. 2004. Panduan Menulis Fiksi untuk Pemula. Yogyakarta; Platinum.
Nursisto. 2000. Ikhtisar Kesusastraan Indonesia. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Nurgiantono, Burhan. 1994. Teori Pengajaran Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Parkamin, Amron dan Noor Bari. 1973. Pengantar Sastra Indonesia. Bandung: CV. Sulita.
Rahmanto. 1999. Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Kanisius.
Ratna, Nyoman Kutha. 2004. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra.
Yogyakarta: Pustaka Roestiyah. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Semi, Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.
Subana. 2006. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.
Sudjana. 1998. Keterampilan Berbahasa Membaca-Menulis-Berbicara Untuk Mata Kuliah Dasar-dasar Bahasa Indonesia. Jakarta: Depdikbud.
Suharianto, S. 2005. Dasar-dasar Teori Sastra. Semarang: Rumah Indonesia.
Sumardjo Jakob dan Saini K. M. 1994. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Suprijono, Agus. 2009. Cooperative Learning . Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Supriyadi. 2003. “Peningkatan keterampilan Membaca Pemahaman Cerpen Melalui Teknik Berjenjang Siswa Kelas I Bonofasio Semarang Tahun Ajaran 2003/2004”. Skirpsi. Universitas Negeri Semarang.
Suroto. 1993. Apresiasi Sastra Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Sugiarti. 2002. Upaya Peningkatan Kemampuan Memahami Isi Cerpen MelaluiMetode Pemberian Tugas Rumah pada Siswa Kelas II MA Roudlotut Tholibin Pakis Tayu Pati Tahun Ajaran 2001/2002.Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Suyatno. 2004. Teknik Pembelajaran Bahasa dan Sastra Berdasarkan Kurikulum Barbasis Kompetensi. Surabaya: SIC.
Marfuah. 2001. Peningkatan pemahaman Cerita Pendek dengan Metode Pemberian Tugas pada Siswa Kelas II SLTP N 2 Bonang Kabupaten Demak Tahun Ajaran 2000/2001. Skripsi. Uiversitas Negeri Semarang.
Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Sastra. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pradopo. 2005. Beberapa Teori Sastra Metode Kritik dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tarigan, Henry Guntur. 1986. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. 1994. Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Waluyo, Herman J. 2003. Apresiasi Puisi Panduan untuk Pelajar dan Mahasiswa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Wainwright, Gordon. 2007. Memanfaatkan Teknik-Teknik Teruji untuk Membaca Lebih Cepat dan Mengingat Secara Maksimal. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Widaka, Tinggar Adi. 2010. “Peningkatan Pemahaman Cerpen dengan Teknik Membaca Retensi Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Belik Pemalang”. Skrispi.Universitas Negeri Semarang.
Wiryodijoyo, Suwaryono. 1989. Membaca: Stategi Pengantar dan Tekniknya. Jakarta: Departemen Pendididkan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaha Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Wiraatmadja. 2006. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT. Remaja Rasdakarya Offeet.
Yessy, Atrianing. 2010. “Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Cerpen dengan Metode Trio Peta Cerita pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Cepiring Tahun Ajaran 2009/2010.” Skripsi. Universitas Negeri Semarang.