GRUBYUKAN PADA UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT JAWA JORONG PIRUKO NAGARI SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT

Main Article Content

Fira Zarti
Firman Firman
Rusdinal Rusdinal

Abstract

Artikel ini membahas tentang kontribusi warga memberikan sumbangan dalam acara grubyukan pada masyarakat Jorong Piruko. Biasananya biaya resepsi pernikahan ditanggung oleh kedua belah pihak mempelai dan keluarga luas, sementara di Jorong Piruko selain disediakan oleh kedua belah pihak mempelai, mereka juga mendapatkan bantuan dari warga setempat melalui acara grubyukan. Pendekatan pada penelitian ini termasuk kualitatif dengan tipe penelitian etnografi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan 23 (dua puluh tiga) orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan mengacu model analisis etnografi yang dikembangkan oleh James P Spradley. Penelitian ini mengungkap bahwa faktor warga ikut berkontribusi dalam acara grubyukan, yaitu untuk membantu biaya pelaksanaan upacara perkawinan, sebagai wujud solidaritas dan nilai kerukunan dalam bermasyarakat, dan resiprositas. Sementara kontribusi warga dalam acara grubyukan juga terlihat dalam bentuk jasa dan benda, berupa rewang yaitu warga memberikan sumbangan bantuan tenaga, selain itu warga perempuan yang sudah menikah juga membantu mengisi bahan dapur.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Zarti, F., Firman, F., & Rusdinal, R. (2019). GRUBYUKAN PADA UPACARA PERKAWINAN MASYARAKAT JAWA JORONG PIRUKO NAGARI SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(3), 1526-1533. Retrieved from https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/397

References

Burhan Bungin. 2010. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi keempat). Departemen Pendidikan Nasional.
James P Spradley. 1997. Metode Etnografi. Yogyakarta: PT Tiara Wacana.
Kartodirdjo, sartono. 1987. Kebudayaan Pembangunan dalam perspektif Sejarah. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Koentjaraningrat. 1980. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Yogyakarta: Dian Rakyat.
Marcel Mauss. 1992. Pemberian: Bentuk dan Fungsi Pertukaran di Masyarakat Kuno. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Sairin, Sjafri, dkk. 2002. Pengantar Antropologi Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Soerjono, H. I. 2011. Pengaruh Budaya Birokrasi ‘’ewuh-pakewuh’’ Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Intern. Jurnal Ilmu Administrasi Vol. VIII No. 3
William Haviland. William, A Haviland. 1985. Antropologi Jilid 2. Jakarta: Erlangga